This page was exported from LDII PROVINSI SUMATERA BARAT [ http://www.sumbar.ldii.or.id ]
Export date: Tue Oct 16 6:51:42 2018 / +0000 GMT

Puluhan Ribu Penghafal Alquran Semarakkan "Halaqoh Kubro"


WhatsApp Image 2017-12-25 at 09.05.39


Padang 25/12 (sumbar.ldii.or.id) - 20 ribu penghafal alquran terlibat dalam kegiatan "Halaqoh Kubro Tafidzul Quran 2017 yang digelar di Masjid Al Akbar Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Senin (25/10).

Ketua Panitia Halaqoh Kubro Tahfidzul Quran Moch Amrodji mengatakan kegiatan ini merupakan kerja sama Majelis Taujih Wal Irsyad DPP LDII  dengan DPW LDII Jawa Timur akan menggelar Halaqoh Kubro Tahfidzul Quran 2017. Acara serupa sebelumnya telah pernah digelar, salahsatunya Sebelumnya, pada tahun 2016 di Islamic Center Jakarta yang diikuti 11.000 penghafal Alquran.

Menurut dia kegiatan Halaqoh Kubro ini baru pertama kali diselenggarakan di Kota Surabaya, Jawa Timur dengan jumlah peserta mencapai 20.603 penghafal Alquran.


Ia menyebutkan para peserta halaqoh merupakan utusan dari masing-masing DPD LDII se-Jawa Timur, bahkan dari luar Jawa Timur seperti Bali, Lombok, Sumbawa (Nusa Tenggara Barat), dan Samarinda.





Puluhan ribu peserta Halaqoh Kubro Tahfidzul Quran di Surabaya(25/12) . foto by LDII TV

Puluhan ribu peserta Halaqoh Kubro Tahfidzul Quran di Surabaya(25/12) . foto by LDII TV



Menurutnya acara ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak di antaranya MUI Jawa Timur, Pemprov Jawa Timur, dan pengurus Masjid Al Akbar. Bagi LDII, acara ini merupakan syiar untuk mendorong para generasi muda mencintai Alquran,

"Kami juga memanfaatkan acara ini untuk bersilaturahim dengan para tokoh agama, ormas, pemerintah, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya,” katanya.

Menurut AmrodjiIndonesia pada tahun 2030 memperoleh bonus demografi, saat itu sekitar 70 persen penduduk Indonesia adalah mereka yang berusia produktif. Namun bonus demografi ini dapat menjadi masalah apabila generasi mudanya tidak memiliki sifat yang religius.

"Acara ini untuk mengukur sejauh mana hafalan Alquran para tahfidz. Sekaligus merupakan strategi LDII, untuk melahirkan generasi profesional yang religius,” papar Amrodji.

Program tahfidz Alquran juga dilaksanakan oleh DPW LDII di seluruh Indonesia. karena program tahfidz merupakan salah satu fokus utama pembinaan karakter generasi muda penerus bangsa.

Ketua DPW LDII Jawa Timur Amien Adhy program DPP LDII untuk menciptakan generasi yang profesional religius, merupakan program jangka panjang. Salah satu praktik  dalam mencetak generasi religius, yaitu dengan mengadakan program tahfidz di kabupaten dan kota,

"Targetnya kami bisa menghasilkan generasi qurani, yaitu generasi yang berperilaku dan berbudi pekerti sebagaimana yang ada dalam Alquran,” papar Amien.

Amien mencontohkan peradaban yang agung bisa runtuh dalam sekejap bila masyarakat dan pemimpinnya tidak memiliki ketakwaan terhadap Allah. Hal itu bisa dilihat dalam sejarah Mesir, Persia, hingga imperium Roma. Mereka penguasa dunia dengan peradaban agung, namun hancur karena ditelan kesombongan, kemaksiatan, dan mengingkari Allah,

"Dunia saat ini sangat maju dan kian canggih, namun korupsi, penindasan sesama, bahkan menistakan agama. Ini merupakan sejarah yang berulang mengenai ciri-ciri runtuhnya peradaban,” papar Amien.

Hal inilah yang dihindari oleh LDII sebagai bagian umat Islam di Indonesia, LDII merasa memiliki tanggung jawab yang besar agar Indonesia di masa depan adalah Indonesia yang makmur dan berkeadilan, memiliki peradaban besar, sekaligus negeri yang dipenuhi insan-insan yang bertakwa kepada Allah,

"Sebagaimana gambaran baldatun thayyibatun wa rabbun ghaffur, negeri yang maju namun penuh pengampunan dan rahmat dari Allah,” ucap Amien.

Dengan menjadi penghafal Alquran, ketika generasi ini sekolah lalu bekerja dan berkarier di berbagai bidang, sifat qurani atau religius ini melekat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam ranah profesional mereka, baik di bidang ekonomi, politik, dan sosial budaya.

Amien mengatakan acara ini merupakan syiar Islam sebagai bentuk kepedulian LDII terhadap Indonesia di masa mendatang, sekaligus penguatan empat pilar bangsa berupa Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Amien juga menambahkan, warga LDII dan masyarakat di Jawa Timur bisa menyaksikan acara ini secara live melalui kanal youtube.com/ldiijatim dan www.ldiijatim.tv.

"Agar para orangtua dan generasi muda termotivasi dan memiliki semangat untuk menghafal dan mengamalkan Alquran,” harap Amien.

Sementara Sekretaris DPW LDII Sumatera Barat M Ari Sultoni menyatakan kegiatan Halaqoh Kubro ini menjadi program prioritas Sumbar pada tahun 2018

"Insya Allah tahun deoan kita juga akan melaksanakan kegiatan yang sama, kami minta doa dari saudara semua," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa Allah berfirman dalam Surat Hijr ayat 9 "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran dan Kami akan menjaganya”. Salah satu cara Allah menjaga Alquran dengan menciptakan anak-anak yang menghafalkan atau tahfidz Alquran.

Ari Sultoni menjelaskan bahwa menjadi tahfizh Alquran berarti menjadi keluarganya Allah di bumi dengan demikian generasi penerus tahfizh quran dapat menjadi generasi penerus yang dapat melanjutkan perjuangan para ulama.

"Ini merupakan tugas berat tapi Insya Allah pahala yang didapat jauh lebih besar dan dengan tahfidz Alquran akan menjadi generasi penerus melanjutkan tugas para ulama," kata dia.

Post date: 2017-12-25 04:52:09
Post date GMT: 2017-12-25 04:52:09
Post modified date: 2017-12-25 04:52:09
Post modified date GMT: 2017-12-25 04:52:09
Powered by [ Universal Post Manager ] plugin. HTML saving format developed by gVectors Team www.gVectors.com